Gambar modern di Eropa dimulai pada 1400-an di Italia, selama periode yang dikenal sebagai Renaissance. Di abad ini, dapat dikatakan sebagai abad visual, di mana semua orang mencintai seni, khusus nya dunia menggambar yang semakin menarik, maju, dan teknik gambarnya nya masih digunakan, hingga saat ini –tidak tergantikan dengan teknik lain.

Gambaran para pelukis di abad 15 dengan yang ada di abad 21 saat ini tidak jauh beda, tekniknya sama, alatnya sama, yang membedakan hanyalah kemajuan pada penggunaan palet warna, yang saat ini lebih berbahan kimia, dibanding bahan alami era lampau. Produksi gambar pada abad 15 juga meningkat terus. Ini karena kertas menjadi lebih mudah diperoleh, pabrik kertas berdiri di Eropa, dan karena kepentingan baru yang melekat pada gambar.

Menggambar dianggap sebagai dasar untuk bekerja di semua bidang seni. Siswa seni pertama kali dilatih dalam menggambar sebelum melanjutkan untuk melukis, memahat, atau jadi arsitektur bangunan. Gambar juga digunakan sebagai alat untuk mempelajari alam, yang menjadi semakin penting diklasifikasikan oleh para dokter dan ahli racun, ya, di zaman iu ada ahli tentang racun tanaman. Seniman juga dengan cermat mempelajari struktur fisik tubuh manusia untuk pertama kalinya dan mulai menggambar dari model telanjang. Penggambaran sosok manusia menjadi semakin realistis.

Renaissance

Kebutuhan akan gambar-gambar persiapan juga tumbuh selama Renaissance. Di Italia, banyak lukisan skala besar diproduksi untuk menghiasi interior gereja, istana, dan bangunan umum. Lukisan ukuran ini membutuhkan persiapan yang luas. Sehingga gambar menjadi langkah penting dalam menciptakan karya jadi. Seniman juga sering membuat gambar kerja yang sangat rinci sebelum mereka mulai  masuk ke karya lukisan yang lebih serius..

Seniman Renaissance terus menggunakan pena dan tinta untuk menggambar. Tetapi mereka semakin beralih ke bahan yang lebih lunak, seperti kapur hitam dan merah dan arang, untuk membuat gambar yang lebih besar dan untuk mencapai variasi efek yang lebih besar. Shading diperkenalkan, untuk memisahkan padatan dan tekstur berbayang. Di antara juru gambar yang paling terkenal (master gambar) periode ini adalah Leonardo Da Vinci dan Michelangelo.

Seniman yang tinggal di Eropa Utara (Jerman, Prancis, Belanda) pada tahun 1500-an secara bertahap menyerap banyak ide dan gaya yang dikembangkan lebih dahulu di Italia. Albrecht Dürer, juru gambar etsa dan pembuat grafis terkenal Jerman, adalah salah satu yang pertama melakukan perjalanan ke Italia,, sayangnya dia datang ke Italia Utara.  Tradisi artistik Italia Utara berbeda dari Italia Selatan. Orang Italia Selatan menghasilkan banyak studi untuk mempersiapkan karyanya menjadi karya agung untuk publik. Sementara orang Italia Utara membuat lebih banyak gambar jadi sebagai karya seni untuk dijual.

Walau demikian, ilmu seni Italia Utara sampai ke wilayah Eropa lainnya, tanpa harus dibebani haris dikomersilkan. Dari hasil persebaran teknik itu, lukisan potret dan gambar lanskap sangat populer. Seniman Eropa juga mulai mendipiksi subjek mereka dengan minat yang lebih besar pada realisme. Studi Dürer tentang gambar orang, hewan, pemandangan, dan tanaman, terutama melalui medium dalam cat air dan kapur, adalah contoh luar biasa perkembangan pesat gambar ala Italia Utara di seluruh Eropa. Begitu juga gambar potret Hans Holbein the Younger of Switzerland. Gambar-gambar hitam kapur Holbein dari anggota Pengadilan Inggris sangat bagus, realis,  dan bersih.

Ketepatan dan kontrol gambar Renaissance diganti pada periode Barok dengan bentuk yang lebih hidup dan dengan penggunaan bahan yang lebih berani. Garis kapur dan pena menjadi lebih bebas dan lebih mengalir. Tinta  dan cat air juga mulai digunakan. Gambar Peter Paul Rubens dari Flanders, yang terinspirasi oleh pelukis Italia, adalah contoh seni yang baik di tahun 1600-an. Sosoknya yang lebih besar dari kehidupan tampaknya menerobos permukaan gambar. Jelang abad modern banyak gaya aberbeda dikembangkan berdampingan selama 1800-an. Pensil mulai diproduksi pada awal abad ini untuk menjadi alat gambar yang disukai banyak seniman. Di akhir abad, karya Edgar Degas menutup era renaissance ini.