Gambar adalah bentuk seni, gambar pertama berupa lukisan gua di Sulawesi, tidak menunjukkan apapun kecuali seni, oleh karena itulah Seni Lukisan, terkait sejarahnya bahkan drawing itu sendiri bagian dari seni, tidak pernah menjadi bagian lain kecuali sebagai seni. Gambar di sini kita rujuk terutama berkaitan dengan penerapan garis oleh seseorang untuk membentuk pola, di mana pola tersebut dapat dikenali, dipahami, diapresiasi. Pada perkembangan selanjutnya, definisi gambar semakin meluas, mencakup penggunaan warna, warna, dan elemen lainnya selain pembuatan garis yang menunjukkan pola bernama sketsa.

Gambar memang karya seni yang sudah jadi, tetapi ada juga gambar yang dibuat untuk alasan lain tidak terkait seni misalkan peta, desain, atau denah. Ada juga gambar yang semakin nyeni semakin fungsional  yang gambar pelaku kejahatan. Semakin mirip dengan wajah aslinya, semakin tinggi seninya, semakin fungsional. Ada pula gambar sekali jadi yang tidak perlu dipamerkan, karena fungsi utama nya sebagai langkah pertama dalam persiapan di media lain misalkan, lukisan patung, atau arsitektur, atau gambar prototype.

lukisan-goa

Mengingat pentingnya dalam industri, maka studi menggambar juga menjadi bentuk dasar pelatihan untuk bisa bekerja di semua bidang bidang pembangunan yang penting. Bahkan bagi beberapa orang yang beurusan dengan urusan pelik dan publik, menggambar menjadi bagian kesehariannya, seperti arsitek, ahli mesin, peneliti lab, astronomer, polisi, ahli planologi, mata-mata militer, dst.

Telah dijelaskan, sejarah menggambar sama tuanya dengan sejarah umat manusia. Orang-orang menggambar bahkan sebelum mereka belajar menulis. Seperti bentuk seni lainnya, menggambar telah berubah dan berkembang melalui sejarah. Setiap gaya baru tumbuh dari gaya yang datang sebelumnya. Evolusi gaya menggambar ini sangat mirip dengan perkembangan seni lukis. Saat gaya gambar berubah, bahan gambar pun berubah.

Gambar yang paling awal diketahui berasal dari Afrika pada 94.000 SM yakni pola garis garis dalam sebentuk batu koral kecil, tetapi masih ada kontroversi terkait apa maksud dalam gambar, apakah itu buatan manusia? Sementara gambar paling awal yang memiliki bentuk menggambarkan dunia perburuan manusia  berumur 44.000 SM yang ditemukan di dinding gua di Sulawesi.

lukisan abad pertengahan

Abad Pertengahan

Pada Abad Pertengahan, dari sekitar tahun 400-an hingga tahun 1400-an, seni lukisan diproduksi untuk pemujaan serta agama, memuliakan Tuhan, untuk mengajar agama, atau untuk menggambarkan cinta manusia. Melukis dan menggambar digabungkan dalam ilustrasi dari buku-buku saga masa lalu. Kemudian digambarkan dalam Alkitab dan buku-buku doa yang diproduksi oleh para biarawan.  Manuskrip yang didekorasi dengan menarik ini sebelumnya ditulis tangan di atas vellum (kulit anak sapi), setelah teknologi kertas Cina datang ke Eropa, maka gambar dilakukan di atas kertas.

Gambar digunakan pada tahap persiapan sebuah karya seni selama Abad Pertengahan, tetapi hanya sedikit yang bisa diselamatkan oleh para restorator seni. Kertas sendiri tidak pernah dibuat di Eropa sampai tahun 1100-an, dan pada awal kedatangannya dari Cina harganya semahal sutera dan sulit diperoleh. Seniman kadang-kadang menggunakan kulit binatang yang sudah disiapkan seperti perkamen atau vellum. Tapi barang itu juga mahal, maka selama berabad-abad, para seniman membuat gambar persiapan mereka di atas tablet yang terbuat dari batu tulis, kayu, atau lilin. Tablet ini bisa dibuang atau digunakan kembali tergantung inspirasi sang seniman itu sendiri. Beberapa pelukis membuat gambar persiapan langsung pada panel atau dinding yang akan dilukis. Ini tercakup dalam tahap akhir lukisan.

Gambar juga memiliki fungsi penting lainnya selama Abad Pertengahan. Terutama dalam hal mereportase, tepatnya menggambarkan suatu kejadian sejarah, di mana seniman membuat rekaman gambar dari kejadian yang sering mereka dengar dengan penggambaran dari para pencerita tentang kejadian tersebut. Misalkan perang di Crécy (1346), antara Inggris dan Perancis, kejadian tersebut, digambarkan dalam Froissart’s Chronicles, yang merupakan gambar pena dan tinta dari sosok manusia, dengan kostum perang, dan gambar bentuk lainnya dikumpulkan dalam buku-buku sejenis. Di dalamnya adalah gambaran Artis melalui penjelasan para saksi, karena artis tidak mungkin ikut dekat-dekat dengan perang yang terjadi.